Jumat, 13 November 2009

Konsumen Adalah Raja…???

Slogan ini sering kita dengar. Tapi masihkah secara nyata hal ini berlaku? Terutama di negeri kita tercinta, Indonesia. Memang ada beberapa perusahaan yang betul betul menjalankan falsafah ini, hanya segelintir saja. Tetapi, kebanyakan banyak yang mengabaikan ini. Contoh, misalkan kita membeli sesuatu makanan di toko swalayan, dan ternyata makanan tersebut kadaluarsa. Apa yang bisa dilakukan Konsumen? Mengadu ke Media Online, itu yang paling sering. Meskipun kadang ada yang tidak ditanggapi. Mengadu ke YLKI? Apa solusi yang kita dapatkan? Berapa lama masalah tersebut diselesaikan?

Ah, masih banyak pertanyaan dari konsumen atas nasibnya. Semoga saja di negeri yang kita cintai ini, semakin baik saja pelayanan terhadap customer, sehingga para customer pun aka semakin senang dan nyaman.

Selasa, 10 November 2009

Instalasi GPS pada LG KT 610

Kita tahu, bahwa pada LG KT610 sudah ada built in GPS. Memang, saya sebagai penulis ini belum pernah memakainya secara langsung. Tetapi hanya memakai google maps nya saja. Nah setelah diberitahu oleh teman saya kalo ada Garmin yg kompatibel dengan hp LG KT610 ini, lsg deh donlot semua keperluannya. Untuk linknya silahkan ambil di http://www.indowebster.web.id/showthread.php?t=51171&highlight=symbian. Disitu ada petunjuk-petunjuknya secara langsung, jadi gak perlu saya tulis lagi disini. Tetapi yang patut menjadi catatan adalah dalam pembuatan file untuk crack Garminnya. Nama file yang dibuat di notepad, haruslah disimpan dalam nama file sw.unl bukan sw.unl.txt. Saya pernah mengalami kegagalan dalam pengaktifan GPS ini gara-gara file ini. Semua petunjuknya sudah diikuti, tapi tidak bisa konek.

Akhirnya setelah saya teliti di folder HP saya, nama file sw.unl yang tersimpan di MMC hp adalah sw.unl.txt. Langsung saja saya ganti nama file tersebut dengan nama sw.unl. Setelah dicoba buka Garminnya, dan eng..ing..eng, garmin telah bisa dipakai. Sekarang tinggal menunggu koneksi satelit yang bagus. Saran saya untuk mencari sinyal satelit yang bagus, harap keluar ruangan, jangan di dalam ruangan. Nah, selamat mencoba...!!!

Kamis, 05 November 2009

Dahsyatnya Dunia Maya...

Salah satu komunitas dunia maya yang cukup besar, KASKUS, hari ini memuat salah satu thread/berita tentang ke arogansi an oknum polisi dari kesatuan BRIMOB (menurut Situs Jejaring Sosial Facebook). Oknum polisi tersebut bernama Evan, dan nama di Facebook (FB) nya adalah Evan Brimob. Kasus tersebut berawal dari status yang dituliskan di FB Evan, yang inti tulisannya adalah bahwa polisi tidak membutuhkan masyarakat, tetapi masyarakatlah yang membutuhkan Polisi, ganyang cicak cicak kecil. Sontak, status dari oknum polisi tersebut menimbulkan berbagai macam reaksi. Ada yang mendukung status tersebut dan yang paling banyak adalah menghujat status tersebut. Dari hujatan dan caci maki yang terjadi di FB, bukannya oknum tersebut meminta maaf, tetapi malah seolah-olah melawan komentar-komentar tersebut. Mungkin karena kesal karena teguran kepada oknum ini tidak digubris, dan malah balik menuduh pemberi komentar, salah seorang pemberi komentar akhirnya melaporkan hal ini ke KOMPOLNAS dan ke media elektronik. Langsung saja masalah ini mencuat ke permukaan, bahkan sudah direspon dari pihak MABES POLRI. Meskipun akhirnya sang oknum meminta maaf, tetapi bola panas terlanjur bergulir ke permukaan sampai ada forum di FB yang membenci oknum tersebut.

Dari kasus tersebut, aku memperhatikan betapa hebatnya media massa saat ini, terutama di dunia maya. Hanya bermula dari status di jaringan pertemanan, bisa membikin resah seluruh masyarakat. Bahkan, mungkin bisa membahayakan karir bagi oknum tersebut. Dunia telah berubah. Dan ingatlah selalu, Mulutmu adalah Harimau mu. Kalo boleh ditambahkan juga, Tulisanmu adalah Harimaumu. Atau, status mu di FB adalah harimaumu. Ah, terserahlah. Yang penting berhati hati sajalah. Jangan sampai kemajuan teknologi di dunia maya menjadi bumerang bagi kita.



Rabu, 04 November 2009

Wow, Betapa Panasnya Surabaya.....

Hari ini, ke Klien di daerah Sidoarjo agak siang. Keluar dari kantor sekitar jam 10an, lsg menembus padatnya lalu lintas Surabaya. Dan yang pasti kurasakan, panas yang sangat menyengat. Setelah mampir sebentar untuk isi bensin, langsung jalan lagi. Tapi MasyaAllah, Jl. A. Yani lumayan rame, belum lagi di perempatan Gedangan Sidoarjo. Macet yang lumayan panjang, dan keringat pun bercucuran. Untunglah, begitu sampai di Klien, AC nya lumayan dingin, bisa terobati dah panasnya.

Jumat, 30 Oktober 2009

Wah, Sudah HSDPA...

Iseng iseng hari ini nyalain modem di daerah Beji, Pasuruan. Begitu mo konek, eh kok dpt sinyal 3G penuh. Gak salah nih? Wah IM2 dah ada kemajuan. Padahal seminggu yang lalu cm bisa dpt GPRS. Akhirnya aku pencet dah tombol konek. Eh, dah dpt HSDPA, meskipun cm 2 – 3 Bar. Tp lumayanlah, dpt 89dbm, trus lmyn cpet. Gak rugi dah pake IM2....

Jumat, 04 September 2009

Penguat Sinyal...!!!???

Pernahkah anda mengalami sinyal yang lemah, putus putus? Pasti menjengkelkan kan. Aku sempet lihat forum di kaskus.us, tentang bagaimana cara mereka memperkuat sinyal. Dari mulai yang murah sampe yang mahal. Kalo yang mahal kan gampang, kita tinggal beli alat, pasang, langsung jadi deh. Nah, yang murah ini lah yang selalu dicari orang orang. Tapi penguat sinyal ini hanya untuk modem GSM dan CDMA (dan kucoba di modem Sierra 885U). Untuk yang menggunakan modem HP, aku belum tau bisa memakai cara yang murah itu atau tidak.

Penguat sinyal ini berguna bagi pengguna modem yang berada di kawasan perbatasan. Maksudnya perbatasan antara sinyal GPRS, EDGE, 3G atau HSDPA. Bila kita berada diantara sinyal-sinyal tersebut, modem kita pasti mencari sinyal yang ber "status" lebih tinggi. Nah, alat apa saja yang dibutuhkan untuk memperkuat sinyal? Gampang. Anda cari bekas penyemprot serangga (Hit, Baygon, ato apa aja) yang terbuat dari bahan logam. Kaleng biskuat juga bisa, bahkan kalo perlu wajan. Tapi awas, nanti kalo wajannya mo dipake istri untuk masak ya relain aja dulu buat masak, daripada lu semua nggak masak... he..he. Setelah penyemprot serangga, kaleng biskuat sudah siap, dekatkan penguat sinyal tersebut ke modem anda. Dari pengalaman pribadi (menggunakan penyemprot Baygon), sinyal naik 2 sampai 3 bar. Dari kekuatan -82dbm menjadi -75dbm. Percaya nggak perccaya, silahkan dicoba.

Senin, 31 Agustus 2009

My Sunday...

Sunday. Bukanlah nama hari dalam bahasa Inggris. Sunday adalah nama kucingku. Pasti ada yang bertanya, kenapa kok namanya Sunday? Ceritanya begini. Sunday kutemukan di depan rumahku pada hari minggu saat aku mencuci mobil kakakku. Dia dalam kondisi yang memprihatinkan karena dibuat mainan oleh anak tetanggaku, ditendang, dibanting. Nah, berhubung kasihan, aku memanggil kucing itu. Dalam hati aku berkata "Kalau kucing ini kupanggil dan dia menuju ke arahku, akan kuurus dia. Tetapi bila dia cuek saja, ya sudah, memang nasib kucing itu buat mainan anak tetangga". Lalu kupanggil kucing itu, eh ternyata dia menuju ke arahku. Ya sudah, aku akan mengurus kucing ini. Lalu aku bilang ke istriku untuk memberi makan kucing yang kelaparan ini. Setelah dikasih makan, aku berdiskusi dengan Istriku, dikasih nama siapa ya kucing ini? Lalu muncullah nama Akad, karena ditemukan di hari Minggu (Akad = Minggu, dalam bahasa jawa). Lalu jadilah nama Akad untuk kucingku untuk hari itu. Saat liburan, keluargaku berkumpul semua di rumah kakakku, lalu kupamerkan si Akad ke keluargaku. Eh, ternyata ada yang protes. Namanya mirip bos kakak iparku di Malang, terus bapakku juga protes, mirip dengan tetangganya di rumah. Nah, kemudian bapakku mengusulkan kalo diganti saja namanya dengan Sunday, kan artinya juga Minggu. Nah, akhirnya si Akad menjadi Sunday. Sunday Everyday Happy, nama Panjangnya. Keren kan... he..he...

Ada satu pertanyaan lagi yang mengusik tentang si Sunday ini. Jenis kelaminnya apa? Nah, bingung kan. Kalo menurutku dan kakakku, dia ini cowok. Istriku percaya saja, toh dia gak tau kucing yang cowok dan cewek tu gmn. Trus aku bertanya pada Ahli kucing di keluargaku, yaitu ibuku, apakah Sunday ini Cowok? Setelah lihat bagian pantat kucing, ibu yakin kalo Sunday adalah cowok. Sunda seneng banget bermain main, dan banyak sekali makannya. Sehari bisa makan 4 kali, belum termasuk makanan camilan (Frieskies). Bisa jadi kalo dengan camilannya, dia makan 6 sampai 7 kali sehari. Tak salah kalo badannya tambah gemuk, mirip kucing hamil. Wih, kucingmu tambah besar ya. Begitu kata keluargaku saat lihat si Sunday. Kemudian kecurigaan muncul dari istriku. Dia liat perut si Sunday tambah besar dan puting susu menyembul keluar dengan warna merah muda. Aku bilang ah nggak, perutnya gendut soalnya dia banyak makan. Sampe suatu saat kurang lebih 3 minggu yang lalu, aku pastikan kalo Sunday bunting. Terus aku bilang ke Ibu kalo Sunday bunting, tapi ibu gak percaya. Kemudian 2 minggu yang lalu saat nenekku sakit, Sunday kuajak serta ke rumah tante, dan disitulah ibuku baru percaya kalau Sunday bunting. Akhirnya, Sunday kutinggalkan di rumah ibuku agar saat lahir nti, biar ibuku yang merawatnya.

Berhubung saat itu Nenekku sakit keras, maka Ortu ku tidak pernah ada di rumah. Hampir 2 minggu berada di rumah tante untuk mengurus nenek, dan kucing kucing di rumah (+/- ada 6 kucing) ditinggal di rumah. Hanay tetanggaku saja yang datang untuk kasih makan kucing kucing itu. Alhamdulillah Jumat kemarin Nenekku sembuh dan Sabtunya ibu pulang ke rumah. Ibu bercerita kalau kucing kucing tidak terawat semua. Si Temon menghilang entah kemana, Si Sunday juga menghilang entah kemana. Si Bebi (kucing Kakak yang dititipkan di Ibu) lumpuh, yang sabtu sorenya kemudian meninggal. Nah kabar mengejutkan datang pada Minggu malam, ada pesan dari kakakku, kalo Sunday dan anaknya ditemukan di Lemari yang terkunci milik tetangga belakang rumah ibu. Anak-anak Sunday sudah mati, dan si Sunday setelah pintu lemari dibuka langsung kabur entah kemana. Ah Sunday, I miss you. Di rumah banyak sekali tikus dan kecoak yang datang. We need your help....!!!